6 Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala Untuk Pemula

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala – Tanaman pala atau nama latinnya Myristica Fragnans Houtt ini adalah tanaman asli dari gugus Kepulauan Banda dan Maluku yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Untuk budidaya tanaman buah pala di Indonesia selain berada di Banda dan Maluku juga tersebar di pulau-pulau lain diseluruh Nusantara, seperti Irian Jaya dan Sulawesi.

Pada umumnya tanaman buah pala memiliki ukuran tinggi pohon sekitar 10 sampai 18 meter dengan mahkota pohon buah pala meruncing ke arah atas. Daun tanaman pala berwarna hijau mengkilat.

Buah pala berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuning-kuningan. Ukuran buah pala sebesar bola pingpong tapi ada juga buah pala yang berbentuk lonjong seukuran jempol.

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala

Buah pala memang terkenal memiliki daging buah yang tebal dengan rasa asam. Untuk anda yang berminat membudidayakan tanaman buah pala. Artikel kali ini akan membahas secara lengkap mengenai prosesnya dari pemilihan bibit sampai proses panen dan pascapanen. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala

Cara Membudidayakan Tanaman Buah Pala

1. Proses Persiapan Lahan Tanam

  • Untuk lebih baiknya, pengolahan lahan dilakukan satu bulan sebelum proses penanaman.
  • Lubang dibuat dengan jarak kurang lebih 4,5 sampai 5 meter dari pinggir lahan tanamnya. Proses selanjutnya dibuat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 cm atau 1 x 1 m dengan kedalaman kurang lebih 60 cm dan jarak antara lubang tanaman 9 x 9 meter.
  • Jangan lupa lubang didiamkan selama 15 hari agar gas beracun yang ada dalam tanah menguap.
  • Kemudian tanah galian bagian bawah dimasukkan lagi ke dalam lubang tanam lalu tanah galian atas dicampur dengan pupuk kandang baru dimasukkan dalam lubang.

2. Proses Persiapan Buah Pala

Agar menghasilkan buah pala dengan kualitas terbaik, sebaiknya anda menggunakan bibit yang berumur satu tahun atau lebih dan jangan lebih dari dua tahun. Untuk ukuran luas lahan satu hektar menggunakan jarak tanam 9 x 9 m dan dibutuhkan sekitar 111 bibit pala. Sebelum proses menanam bibit pada lahan, ada baiknya bibit diletakkan pada lahan tanam sehingga dapat beradaptasi.

3. Proses Penanaman Buah Pala

Saat semua telah siap, proses selanjutnya adalah penanaman buah pala. Bibit buah pala ditanam pada lubang tanam yang sebelumnya sudah dibuat dengan posisi tegak pada bagian tengah lubang tanam. Ketika sudah ditanam lalu penyangga yang terbuat dari bambu dipasang pada sisi kanan dan kiri tanaman buah pala, jangan lupa disiram.

4. Proses Pemeliharaan Tanaman Buah Pala

Penyulaman

Jika ada tanaman yang tumbuh tidak normal ataupun mati segera lakukan penyulaman. Ganti tanaman tersebut dengan tanaman yang baru. Proses penyulaman paling lambat dilakukan sebelum tanaman pala berusia 1 bulan.

Pengairan

Prose pengairan dilakukan setiap 1 sampai 2 kali sehari jika tidak hujan.

Penyiangan dan Pengemburan

Proses ini dilakukan secara rutin setelah tanaman pala berumur 1 bulan dan kemudian dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Pemupukan

Agar tanaman buah pala bisa tumbuh secara optimal perlu dilakukan proses pemupukan tanaman menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang, dan pupuk anorganik seperti KCL, TSP, dan Urea.

Hama dan Penyakit

Disetiap tanaman pasti terdapat hama dan penyakit yang dapat menyerang kapanpun. Oleh sebab itu, tanaman buah pala juga tidak luput dari hama berjenis serangga yaitu rayap, kumbang. Untuk penyakit pada tanaman buah pala adalah jenis jamur.

5. Proses Memanen Buah Pala

  • Pada umumnya tanaman buah pala mulai berbuah pada usia 7 tahun dan 10 tahun telah berproduksi secara menguntungkan. Produksi akan terus meningkat di usia 25 tahun hingga produksi tertinggi. Pohon buah pala akan terus berproduksi sampai umur 60-70 tahun.
  • Buah pala bisa dipanen setelah cukup masak sekitar 6-7 bulan sejak mulai berbunga. Ciri-ciri buah pala sudah masak yaitu sebagian buah pala mulai merekah.
  • Apabila buah pala sudah mulai merekah biarkan tetap berada dipohon selama 2 sampai 3 hari, kemudian pembelahan buah menjadi sempurna dan biji akan jatuh ke tanah.

Setelah Panen Buah Pala

Setelah Panen Buah Pala

  1. Lakukan pemisahan bagian buah.
  2. Lakukan pengeringan biji.
  3. Kemudian pengeringan bunga pala atau Fuli.
  4. Pemecahan tempurung biji.
  5. Pengemasan.

Demikian informasi tentang cara membudidayakan tanaman buah pala secara lengkap dari Inspired2Write. Jika anda mengikuti setiap proses dan melakukannya dengan benar, maka bisa mendapatkan buah pala yang berkualitas.

Tinggalkan komentar