5 Alat Gerak Ular : Fungsi Organ & Jenis Gerakan

Alat Gerak Ular – Semua hewan pastinya memiliki organ tubuh tertentu yang digunakan untuk bergerak, seperti kaki, ekor, otot, sayap dan lain sebagainya. Kebanyakan hewan akan menggunakan organ kaki sebagai alat utama untuk bergerak dari satu titik ke titik lain.

Namun tidak semua hewan menggunakan kaki untuk bergerak, jika ALAT GERAK IKAN menggunakan ekor dan sirip. Lantas bagaimana dengan ular? Ia tidak memiliki sirip, namun hanya ekor. Adapun penjelasan selengkapnya, silahkan simak ulasan berikut ini terlebih dahulu.

Ular merupakan kelompok reptilia tak berkaki serta memiliki tubuh panjang. Dari devinisi tersebut, tentu saja menimbulkan spekulasi dan pertanyaan organ tubuh mana pada ular yang difungsikan sebagai alat gerak hingga ular bisa memanjat, memutar, berenang dan lainnya.

Nah, bagi kalian yang penasaran bagaimana cara ular bergerak dan apa saja alat gerak ular? Maka inilah saat paling tepat untuk mengetahuinya. Temukan jawaban dari pertanyaan kalian tentang bagian tubuh ular yang digunakan sebagai alat gerak melalui ulasan di bawah ini.

Alat Gerak Ular

Alat Gerak Ular
Advertisements

Alat gerak ular yaitu tulang belakang dan tulang rusuk yang dibalut dengan otot-otot yang lentur dan kuat. Organ tersebut memiliki fungsi untuk bergerak dengan cara meliuk-liukkan tubuh dipermukaan atau lebih dikenal dengan sebutan melata.

Namun, ada beberapa peneliti berhipotesis bahwa kulit atau sisik juga termasuk alat gerak hewan reptil tidak berkaki ini. Otot-otot ular yang dikombinasikan dengan kulit perutnya yang longgar, fleksibel, dan licin memungkinkannya untuk bergerak maju tanpa menekuk tulang belakangnya.

Cara Ular Bergerak

Cara Ular Bergerak
Advertisements

Ular tidak memiliki anggota badan seperti hewan lainnya. Sebaliknya, mereka bergerak menggunakan alat gerak fleksibel yang terdiri dari tulang belakang panjang hingga 400 tulang rusuk terpasang.

Otot yang terhubung ke tulang rusuk akan membantu ular merangkat, memanjat dan berenang. Sisik perut yang lebar membantu ular mencengkeram permukaan.

Kebanyakan ular meluncur ke depan dengan menggunakan tulang rusuk dan sisi perutnya untuk mendorong ke belakang, pertama di satu sisi dan kemudian di sisi lainnya. Ular dengan ukuran lebih besar bisa mendorong di kedua sisi pada saat bersamaan.

Ular penggali dan ular pemanjat, seringkali bergerak seperti akordeon, dimana ia meregangkan bagian depan tubuh, lalu menarik bagian belakang ke depan. Jadi intinya alat gerak berupa tulang rusuk akan dikombinasikan dengan otot penggerak hingga menghasilkan gerakan.

Jenis Gerakan Ular

Jenis Gerakan Ular
Advertisements

Adapun beberapa jenis gerakan ular yang paling umum dilakukan untuk mendorong tubuh yaitu sebagai berikut.

1. Undulasi Lateral

Jenis gerakan ini adalah penggerak ular paling umum. Pada undulasi lateral, gelombang tekukan lateral merambat di sepanjang tubuh dari kepala ke ekor dengan mengaktifkan otot secara berurutan. Gerakan ini cukup unik, karena ular akan memberikan gaya pada objek disekitarnya.

2. Sidewinding

Ini adalah gerakan khas dari spesies penghuni gurun, contohnya ular derik sidewinder. Ular membentuk gelombang vertikal untuk meminimalkan bidang kontak dengan permukaan panas serta dengan cara ini ular bergerak ke samping.

3. Concertina

Penggerak concertina melibatkan secara bergantian menarik tubuh ke dalam tikungan dan kemudian meluruskan tubuh ke depan dari tikungan. Bagian depan tubuh kemudian berhenti dipermukaan serta bagian belakang tubuh ditarik ke atas ke tikungan lagi, begitu seterusnya.

4. Seperti Garis Lurus

Gerakan ini digunakan oleh ular besar seperti ular berbisa besar, boas, dan ular sanca. Dalam gerak bujursangkar, sisik perut secara bergantian diangkat sedikit dari tanah dan ditarik ke depan, kemudian ditarik ke bawah dan ke belakang.

5. Slede Pushing

Slide-pushing melibatkan undulasi tubuh kuat yang meluncur secara luas di atas permukaan. Slide-pushing digunakan ketika seekor ular di permukaan yang halus terkejut dan mencoba melarikan diri dengan cepat, tetapi tergelincir di permukaan.

Nah, itulah informasi lengkap dari Inspired2write.com tentang alat gerak ular. Pada dasarnya hewan reptil tidak berkaki, akan memanfaatkan alat gerak berupa otot untuk dikombinasikan dengan tulang rusuk, tulang belakang maupun sisik kulit untuk menghasilkan gerakan.

Sebagai hewan tidak berkaki, tentu saja ia punya orang tubuh pengganti sebagai alat gerak. Nah, alat gerak ular itu sendiri yakni otot, tulang rusuk serta tulang belakang. Demikianlah alat gerak ular, semoga informasinya bermanfaat sekaligus menambah wawasan kalian semua.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.