Jaringan Parenkim : Pengertian, Sifat, Struktur, Fungsi & Bentuk

Jaringan Parenkim – Jaringan dasar pada tumbuhan merupakan jaringan yang mengisi hampir semua bagian tumbuhan. Fungsi utamanya yaitu untuk mengisi biomassa, menjalankan berbagai fungsi fisiologi, serta menompang dan memberi bentuk tubuh tumbuhan.

Jaringan dasar pada tumbuhan dikelompokan menjadi 3 jaringan berdasarkan derajat penebalan dinding sel-selnya yaitu seperti parenkima, kolenkima dan sklerenkima. Fungsinya yaitu sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis.

Sebagian parenkim yang mengandung klorofi disebut juga dengan klorenkima. Berbicara soal jaringan dasar pada tumbuhan, berikut ini inspired2write akan menyajikan informasi tentang jaringan parenkim mulai dari pengertian, jenis, hingga macam-macamnya.

Nah, jaringan parenkim ini berperan sangat penting untuk menghasilkan MAKANAN YANG MENGANDUNG PROTEIN TINGGI. Selain itu jaringan ini juga menjadi tempat berlangsungnya proses kegiatan fotosintesis pada tumbuhan.

Jaringan Parenkim Paling Lengkap Mulai Dari Pengertian Hingga Bentuk

Jaringan Parenkim Paling Lengkap Mulai Dari Pengertian Hingga Bentuk
Advertisements

Lantas apa itu sebenarnya jaringan parenkim pada tumbuhan? Nah, bagi anda yang belum mengetahuinya, maka inilah saat yang paling tepat untuk mengetahuinya. Parenkim merupakan jaringan dasar yang utama. Sel-sel parenkim dapat ditemukan pada bagian akar atau batang tumbuhan serta pada daun, biji hingga buah. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak langsung artikel di bawah ini.

Pengertian Jaringan Parenkim

Pengertian Jaringan Parenkim

Jaringan Parenkim adalah jaringan berupa sel-sel hidup pada tumbuhan dengan struktur morfologi dan fisiologi yang bermacam dan sifatnya yang sama dan masih melakukan kegiatan proses fisiologis. Sel-sel parenkim adalah sel berbanding tipis yang membentuk struktur dalam tumbuhan. Sel-sel parenkim ditemukan pada akar, batang terutama sebagai pengisi bagian korteks batang, daun, bunga, biji dan buah.

Jaringan ini disebut juga sebagai tanah parenkim, pasalnya hampir disetiap bagian tanaman terkandung jaringan dasar sebagai jaringan parenkim, dimana terkandung juga jaringan lain di dalamnya. Parenkim di daun memiliki fungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis, disebut juga dengan klorenkimia yang merupakan jaringan mesofil yang mencakup jaringan tiang (palisade) dan jaringan spons.

Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel parenkim, dengan kata lain sel-sel parenkim merupakan massa (sel) yang tersebar di semua organ tumbuhan. Jaringan Perenkim adakah jaringan hidrogen, seperti adanya hubungan antar sel-sel pernkim yang memperpanjang. Jaringan parenkim biasanya ada dalam empulur batang, kokital, akar, daun mesofil, jaringan fotosintesis, daging daun dan kacang serta endosperm pada buah.

Sifat Jaringan Parenkim

Sifat Jaringan Parenkim

Adapun beberapa sifat sel parenkim yaitu sebagai berikut.

  • Sel-selnya hidup dan berbanding tipis serta memiliki ukuran yang besar.
  • Memiliki ruang antar sel, sehingga letaknya tidak terlalu padat.
  • Berbentuk segi banyak (Polihedral).
  • Memiliki banyak vakuola.
  • Mampu bersifat meristematik (jaringan embrional).

Asal Parenkim

Asal Parenkim

Adapun asal jaringan parenkim yaitu sebagai berikut.

  • Dari meristem apikal batang atau akar, kambium, felogen. Plastisida didalam sel-sel penyusun meliputi leukoplas, kloroplas dan kromoplas.
  • Parenkim adalah tempat utama berlangsungnya aktivitas tumbuhan seperti fotosintesis, respirasi, penimbunan zat-zat cadangan makanan, sekresi, ekskresi dan bentuk aktivitas tersebut tergantung pada protoplas sel-sel penyusun.
  • Sel parenkim pada jaringan xilem dan fluem memegang peranan penting peda gerak bahan makanan pada buluh tapis.

Ciri-Ciri Parenkim

Adapun ciri-ciri yang dimiliki jaringan parenkim pada tumbuhan antara lain sebagai berikut.

  1. Memiliki sel tipis dan bila mengalami penebalan biasanya terdiri dari selulosa yang masih lentur.
  2. Dinding selnya jarang mengandung lignin kecuali pada organ tumbuhan yang sudah tua.
  3. Dinding sel yang sudah menebal umumnya memiliki pasmodesmata yang bisa membantu kelancaran dalam pertukaran zat.
  4. Memiliki sel-sel yang masih hidup.
  5. Pada bagian tengah ruang antar selnya terdapat sentra vakuola besar yang berisi zat cadangan makanan.
  6. Dalam protoplasma biasanya terdapat plastisida baik itu leukoplas, kloroplas maupun kromoplas.
  7. Diantara sel-sel parenkim terdapat ruang antar sel yang berperan didalam pertukaran dan peredaran udara.
  8. Kebanyakan sel parenkim berbentuk segi banyak (Polihedral).

Struktur Jaringan Parenkim

Struktur Jaringan Parenkim

Struktur dan isi sel jaringan parenkim sangat beragam sesuai dengan fungsinya. Sel parenkim yang berperan pada proses fotosintesis mengandung kloroplas dan akan membentuk jaringan yang mengandung klorenkim yang terdapat pada mesofil daun, batang korteks dan empelur. Sel ini mungkin memainkan cadangan makanan berupa :

  • Solusi Dalam Vakuola : Berupa gula larut dan senyawa N pada akan vulgaris beta.
  • Cairan Dalam Plasma : Berupa protein dan minyak pada endosperm biji ricinus communis.
  • Kristal : Dalam endosperm pati, katiledon, umbi-umbian dan buah.

Bentuk dan Susunan Sel

Bentuk dan Susunan Sel

Sedangkan bentuk dan susunan sel parenkim yaitu sebagai berikut.

  1. Perismatis atau silindiris memanjang yang terdapat pada perenkim palisade mesofil daun dikotil.
  2. Bercabang-cabang yang terdapat pada parenkim bintang (aktinenkim) pada mesofil daun canna sp dan juncus.
  3. Parenkim dengan ruang antar sel yang besar seperti parenkim udara dan parenkim pada alat pengapung tumbuhan air seperti eichotnia crassiper.
  4. Parenkim dengan bentuk tidak teratur dan memiliki banyak ruang antar sel yang terdapat pada mesofil daun parenkim spons dan parenkim bunga karang.
  5. Parenkim dengan dinding yang melekuk-lekuk kearah dalam yang terdapat pada parenkim lipatan seperti pada daun pinus merkusi dan oryza.

Letak Jaringan Parenkim

Letak Jaringan Parenkim

Jaringan Parenkim terletak hampir di semua oragan tumbuhan. Letaknya sendiri yaitu seperti pada :

  • Batang Tumbuhan
  • Akar
  • Empelur Batang
  • Dalam Daun
  • Daging Buah
  • Endosperma (jaringan sel yang menyimpan cadangan makanan.

Fungsi Jaringan Parenkim

  1. Fungsi pertama yaitu sebagai dasar untuk jaringan penghasil dan juga penyimpan cadangan makanan.
  2. Parenkim merupakan penghasil makanan berupa parenkim yang digunakan sebagai tempat fotosintesis, contohnya pada mesofil daun. Hasil fotosintesis akan disimpan di dalam parenkim.
  3. Parenkim batang dan juga akar di beberapa tumbuhan berfungsi untuk bisa menyimpan pati sebagai cadangan makanan, seperti ubi jalar.
  4. Tempat untuk melakukan proses pembuatan zat makanan.
  5. Bisa melakukan proses pengangkutan.
  6. Mampu melakukan proses pernafasan karena banyak ruang antar sel.
  7. Bisa dijadikan sebagai jaringan penyimpanan air, karena vakuola sel yang besar pada xerophyta sel besar, dinding tipis, sitoplasma seperti selaput tipis, sedikit kloroplas dan vakuola besar.
  8. Sebagai jaringan penguat karena sifatnya yang turgosen dan sudah mengalami lignifikasi pada daerah xilem sekunder.

Macam-macam Jaringan Parenkim

Macam macam Jaringan Parenkim

Menurut fungsinya, parenkim dibedakan menjadi beberapa macam yaitu sebagai berikut.

  1. Jaringan Epidermis, sebagai pelindung jaringan sel yang berada di dalamnya.
  2. Jaringan Palisade, sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis.
  3. Jaringan Spons, sebagai tempat fotosintesis dan tempat menyimpan hasil fotosintesis.
  4. Berkas pembuluh atau berkas vaskuler daun seperti xilem dan floem yang terdapat pada ibu tulang daun.
  5. Xilem, sebagai pengangkut air dan mineral dari dalam tanah melalui akar.
  6. Floem, sebagai pengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan.

Pembagian Jaringan Parenkim

Pembagian Jaringan Parenkim

Pembagian atau klasifikasi jaringan parenkim dibagi berdasarkan fungsi dan bentuknya. Adapun pembagianya sebagi berikut.

Berdasarkan Fungsinya

  • Parenkim Asimilasi

Yaitu sebagai pembuat zat makanan bagi tumbuhan yang diproses dari fotosintesis pada daun. Biasanya terketak dibagian tepi suatu organ seperti daun, batang berwarna hijau dan buah. Pada bagian dalam selnya terkandung kloroplas sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis.

  • Parenkim Penimbun

Merupakan sel yang dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan didalam vakuola berbentuk partikel padat atau cairan pada sitoplasma. Sel ini terletak pada bagian dalam tumbuhan seperti empulur batang, umbi, akar, umbi lapis, akar rimpang dan biji. Pada bagian dalam selnya terdapat candangan makanan berupa gula, tepung, protein dan lemak.

  • Parenkim Air

Merupakan sel yang mampu menyimpan cadangan air. Sel ini umumnya dimiliki oleh tumbuhan yang mampu hidup di daerah kering (xerofit), tumbuhan epifit serta tumbuhan sukulen. Fungsinya yaitu sebagai tempat menyimpan cadangan air untuk menghadapi masa kering. Sel ini biasanya dimiliki oleh tumbuhan seperti kaktus dan lidah buaya.

  • Parenkim Udara

Parenkim Udara (aerenkim) adalah jaringan dasar yang sanggup menyimpan udara karena memiliki ruang antar sel yang besar. Aerenkim ini banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit seperti eceng gondok.

Berdasarkan Bentuknya

  • Parenkim Palisade

Berbentuk silindris atau prismatis memanjang yang umumnya terdapat pada palisade tumbuhan dicotyledoneae.

  • Parenkim Bunga Karang (Spons Parenkim)

Berbentuk tidak teratur dan banyak ruang antar sel. Biasanya terdapat pada daun mesofil tumbuhan monocotyledoneae dan spons parenkim dicotyledoneae.

  • Parenkim Bintang (Aktinenkim)

Mempunyai lengan-lengan besar, sehingga r.a.s banyak serta besar-besar yang berfungsi untuk menyimpan udara. Aktinenkim biasanya terdapat pada tumbuhan seperti Canna sp dan Juncus.

  • Parenkim Dengan Ruang Atar Sel Yang Besar (Aerenkim)

Biasanya terdapat pada alat pengapung tumbuhan air seperti eceng gondok (Eichornia Crassipes).

  • Parenkim Lipatan

Berupa dinding sel melipat-lipat ke arah dalam dan pada bagian dalam selnya banyak mengandung kloroplas yang dapat melakukan proses fotosintesis. Parenkim ini biasanya terdapar pada tumbuhan seperti pinus merkusi, oryza sativa dan bambusa sp.

  • Parenkim Pengangkut

Terdiri dari sel-sel yang memanjang yang terletak sesuai arah pengankutan, contohnya pada xilem dan floem pada batang tumbuhan.

Peristiwa Terbentuknya Antar Ruang Sel Parenkim

Peristiwa Terbentuknya Antar Ruang Sel Parenkim

Adapun beberapa peristiwa yang dapat membentuk sel parenkim pada tumbuhan yaitu sebagai berikut.

1. Schizogen

Peristiwa ini terjadi, apabila sel-sel pada tumbuhan saling menjauh, sehingga membentuk ruangan di antara sel-selnya.

2. Lysigen

Peristiwa ini terjadi, apabila terdapat dinding sel beserta dengan isinya yang mengalami pelarutan.

3. Rhexigen

Peristiwa yang satu ini terjadi, apabila adanya kerusakan pada dinding sel, yang disebabkan karena adanya pertumbuhan di sekitarnya.

4. Schizolyzigen

Peristiwa ini terjadi, apabila mula-mula sel-selnya saling menjauh dan ada sel yang mengalami pelarutan. Di bagian dalam ruang antar sel terdapat udara yang berfungsi untuk pertukaran gas yang dibutuhkan oleh protoplas.

Itulah informasi yang dapat inspired2write.com sajikan untuk anda tentang jaringan perenkim. Setiap jaringan dasar pada tumbuhan memiliki peran, fungsi dan tugasnya masing-masing. Jaringan perenkim ini menjadi jaringan dasar yang paling utama dan memiliki peranan yang paling penting.

Tinggalkan komentar