Apa Itu Oversize Piston: Ukuran, Pengertian, Manfaat & Resiko

Inspired2Write.com – Memahami apa itu Oversize dapat menjadi sebuah langkah awal dalam melakukan perawatan dan modifikasi motor. Namun, apa sebenarnya makna dibalik istilah tersebut dan bagaimana efeknya bagi kendaraan?

Memang dalam dunia otomatif terkadang banyak sekali istilah asing yang jarang kita dengar. Bahkan seperti misalnya apa itu Oversize yang akan kita dengar ketika sedang merawat motor. Anda harus mulai memahami satu persatu istilah tadi.

Namun, proses memahami semua istilah dalam dunia otomotif terutama apa itu Oversize tidak akan berjalan manakala tidak ada referensi yang digunakan sebagai bahan pembelajaran. Itulah mengapa kami hadir dengan informasi istilah penting di dunia otomotif.

Agar dapat membantu Anda dalam memahami apa itu Oversize, maka Inspired2Write akan berikan penjelasan lengkapnya. Jadi jangan lewatkan setiap poin pembahasan supaya dapat memahami definisi secara menyuluruh.

Apa Itu Oversize Piston

Apa Itu Oversize

Oversize Piston adalah sebuah metode perbaikan dengan cara merubah ukuran Silinder motor mulai dari Boring hingga Pistonnya. Apabila dikaji secara bahasa, maka Oversize terdiri dari kata “Over” atau kelebihan dan “Size” atau ukuran.

Perubahan ukuran Silinder ini umumnya juga memiliki beberapa standar mulai dari 25, 50, 75, dan 100. Masing-masing standar tersebut mewakili satuan ukuran nol koma milimeter. Berikut contoh dari perhitungan standar tersebut.

Misalkan sebuah mesin dengan ukuran 75 mm hendak dirubah ukuran menyesuaikan piston ukuran 50 maka angkanya akan berubah menjadi 75,50 mm. Begitu pula dengan standar lain semua akan memiliki hasil dengan penambahan serupa.

Tindakan perbaikan itu juga harus disesuaikan kembali dengan ukuran Ring Piston serta diameter liner terbaru. Jika kondisi liner di bawah kebutuhan, maka biasanya akan diperbesar lagi menggunakan mekanisme kolter sesuai dengan ukuran Piston Oversize.

Manfaat Melakukan Oversize Piston

Tentunya kegiatan perbaikan ini memiliki tujuan dan fungsi bagi kendaraan yang Anda miliki. Adanya kegiatan ini mampu membuat performa motor jadi lebih baik serta nyaman digunakan. Namun masih ada lagi tujuan serta fungsi lainnya dari kegiatan ini.

Berikut beberapa tujuan dan fungsi Oversize.

1. Membuat Kompresi Mesin jadi Normal

Biasanya saat mesin mulai motor mulai bekerja, maka udara akan masuk ke dalam dan tercampur dengan bahan bakar. Udara tersebut akan dipadatkan melalui sebuah mekanisme bernama kompresi.

Kegiatan kompresi tidak akan berjalan normal jika terdapat komponen yang Aus terutama di bagian Piston. Oleh sebab itu adanya perubahan ukuran piston sangat berpengaruh pada kompresi sehingga berjalan normal lagi.

2. Memperlancar Gerakan Piston

Mesin pada sebuah sepeda motor juga dapat mengalami penurunan kualitas karena intensi pemakaian. Akibatnya, pergerakan piston menjadi tidak sempurna (Oblak) dan membuat proses pembakaran jadi kurang optimal.

Disinilah peran Oversize dimana perubahan ukuran silinder akan mempengaruhi kinerja dari piston itu sendiri. Alhasil pembakaran jadi lebih optimal dan juga mesin bisa bekerja lebih baik lagi.

3. Menambah CC Kendaraan

Perubahan ukuran Silinder juga biasanya dilakukan pemilik ketika hendak merubah CC motor. Itu disebabkan karena kendaraan kurang tenaga sehingga performanya dirasa kurang memuaskan. Oleh sebab itu penambahan CC bisa menjadi solusi alternatifnya.

4. Memperbesar Volume Ruang Bakar

Selain menambah CC, adapun tujuan perubahan ukuran Silinder adalah memperbesar volume Ruang Bakar. Alhasil, tenaga jadi lebih besar karena pembakaran di dalam mesin jadi lebih masif daripada biasanya.

Ternyata ada beberapa tujuan dari kegiatan perbaikan tersebut. Pastinya itu semua dilakukan guna menjaga performa motor tetap dalam keadaan prima. Jadi kita bisa menggunakannya sebagai sarana transportasi harian.

Resiko Melakukan Oversize

Apa benar ada resiko pada kendaraan jika melakukan pembesaran atau perubahan ukuran silinder? Tentu saja terdapat resiko dan itu semua bisa terjadi jika prosedur tidak dilakukan dengan benar. Informasi resiko itu sangat penting supaya dapat menjadi bahan pertimbangan.

Jadi, apa saja resiko dari metode perbaikan tersebut? Berikut beberapa Resiko dalam melakukan Oversize.

  • Garansi mesin sudah dipastikan hangus.
  • Bahan bakar jadi lebih boros karena pengeluaran tenaga lebih besar.
  • Adanya potensi getaran tinggi pada motor.
  • Mesin jadi lebih mudah panas.
  • Harus rutin pergantian oli.

Itu tadi sederet resiko dari melakukan perubahan pada Silinder mesin kendaraan roda dua. Maka dari itu penting untuk mengadakan apa yang biasanya disebut sebagai Diagnosa Awal. Lakukan apa saja prosedur Oversize di bengkel dengan kredibilitas tinggi.

Tips Melakukan Oversize

Dalam aktivitas perbaikan mesin motor di atas, ada beberapa saran yang mungkin bisa digunakan supaya hasil perbaikan jadi lebih optimal. Tentunya Anda tidak ingin jika roda dua kesayangan harus mengalami masalah piston lagi.

Berikut beberapa tips ketika hendak melakukan Oversize.

1. Diagnosa Awal

Supaya bisa proses perbaikan silinder jadi lebih optimal, maka tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan diagnosa. Anda dapat melakukannya di bengkel-bengkel tertentu. Jadi diagnosa ini akan memberikan hasil pengukuran akurat.

2. Penentuan Ukuran Oversize

Berdasarkan hasil pengukuran, maka akan diketahui angka pasti dalam perbesaran Silinder serta piston apa yang harus digunakan. Sebelumnya sudah dijelaskan berapa serta apa saja standar angka Oversze mulai dari 25, 50, 75, dan 100.

3. Melakukan Prosedur Kolter

Apabila hasil pengukuran tadi sudah jelas angkanya serta apa standar yang digunakan, maka selanjutnya tinggal bawa mesin ke tukang bubut terpercaya. Tujuannya adalah melakukan proses kolter sehingga perubahan ukuran bisa sesuai.

Seluruh saran atau tips tadi akan berguna ketika Anda hendak melakukan Oversize. Jadi hasil lebih memuaskan dan juga performa kendaraan bisa lebih optimal. Khusus bagi pengguna produk dari Yamaha, ada sederet rekomendasi Modifikasi Vixion Jari Jari Standar sesuai prosedur.

FAQ Oversize Motor

Apa perbedaan Oversize dan Bore Up?

Oversize umumnya hanya memperbesar ukuran piston saja tanpa melakukan boring. Sementara Bore Up tetap melakukan Oversize ditambah dengan pergantian boring.

Apa manfaat melakukan Oversize?

Ada banyak sekali manfaat melakukan perbaikan dengan metode Oversize seperti membuat kompresi normal, memperlancar gerakan piston, menambah cc kendaraan dan volume ruang pembakaran.

Oversize sampai berapa?

Pabrik motor memberikan anjuran jika pemilik hendak melakukan Oversize, maka ukuran maksimalnya adalah 100 atau plus 1 mm.

KESIMPULAN

Akhirnya Anda sudah mengetahui apa itu Oversize melalui pembahasan di atas. Silahkan gunakan metode perbaikan tersebut sesuai dengan tips di dalam pembahasan dan jangan lupa untuk memilih bengkel terbaik serta berkualitas.

Sekian pembahasan mengenai Apa Itu Oversize dari Editor Situs Inspired2Write. Nantikan beragam informasi menarik lainnya seputar dunia otomotif, pendidikan, teknologi, tips, trik, dan kabar hangat terupdate yang pastinya bermanfaat bagai kita semua.

Sumber Gambar: Admin Inspired2Write

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.